Jenis – Jenis Dari Manusia Purba

Beberapa Macam Jenis – Jenis Dari Manusia Purba

Jenis – Jenis Dari Manusia Purba. Sudah pastinya manusia purba itu beragam – ragam, jenisnya bisa di bilang sangat cukup banyak.

Pastinya nenek moyang kita ini mempunyai penampilan fisik yang sangat berbeda dengan kita semua. Mungkin sebagian dari kalian sudah pernah melihatnya di museum atau pun film, biasanya di sebut dengan manusia purba.

Perlu di ketahui manusia purba ini di perkirakan hidup pada kala Pleistosen. Pleisotsen ini sendiri merupakan era yang berlangsung 2.580.00 hingga sampai 11.700 tahun yang lalu.

Di era pleistosen ini telah di bagi menjadi tiga yaitu Pleistosen awal ( lapisan bawah ), Pleistosen tengah serta Pleistosen akhir ( lapisan atas ). Dari pada kalian penasaran mari kita bahas dengan bersama – sama.

Jenis Serta Ciri – Ciri Manusia Purba Indonesia

Sudah pastinya pada Indonesia ini penelitian dari manusia purba sudah di lakukan sangat lama sekali, yaitu dari abad ke – 18 M. Perlu kalian ketahui penelitian dari manusia purba di Indonesai ini telah di pelopori oleh Eugene Dubois yang merupakan seorang dokter di Belanda.

Tentunya penelitian tersebut di lakukan untuk mengetahui jenis – jenis dari manusia purba yang berada di Indonesia. Hal itu sudah di buktikan dengan penemuan dari fosil.

Seperti biasa di bawah ini kami akan memberikan beberapa macam jenis manusia purba, di antaranya adalah :

Meganthropus Palaeojavanicus

Merupakan salah satu manusia purba yang paling tertua serta besar di Indonesia. Manusia purba ini telah di temukan oleh seseorang arkeolog dari Belanda yang bernama Van Koenigswald. Dia lah orang pertama kali yang telah menemukan hasil fosil pada tahun 1936 di daerah Sangiran.

Di bawah ini adalah ciri – ciri dari manusia purba di antaranya :

  • Memiliki tulang pipi yang sangat tebal.
  • Memiliki otot rahang yang kuat sekali.
  • Tidak memiliki dagu dan memiliki hidung yang lebar.
  • Memiliki tonjolan belakang yang tajam dan melintang sepanjang pelipis.
  • Memiliki tulang kening menonjol dan mempunyai otot kunyah, gigi, serta rahang yang besar kuat.
  • Memiliki tinggi badan sekitar 165 – 180 cm.
  • Berbadan tegap dan volume otok 900cc.
  • Memakan jenis tumbuh – tumbuhan.

Pithecanthropus Erectus

Pithecanthropus Erectus ini merupakan salah satu manusia purba yang fosilnya sangat banyak sekali di temukan di Indonesia. Tentunya di Indonesia ini sendiri ada 3 jenis purba yang sudah di temukan. Yaitu Pithecantrophus Erectus, Pithecantrophus Mojokertensis serta Pithecanthrophus Soloensis.

Di bawah ini adalah ciri – ciri dari manusia purba di antaranya :

  • Memiliki Volume otaknya sekitar 750 – 1350 cc.
  • Memiliki tinggi badan sekitar 165 – 180 cm.
  • Memiliki postur tubuh yang tegap tetapi tidak setegap meganthropus.
  • Mempunyai gigi geraham yang besar dengan rahang yang sangat kuat.
  • Mempunyai hidung yang tebal.
  • Memiliki tonjolan kening yang tebal dan melintang di dahi.
  • Memiliki wajah menonjol ke depan serta dahinya miring ke belakang.
  • Pada bagian belakang kepala terlihat menonjol
  • Memiliki alat pengunyah dan alat tengkuk yang sangat kuat.

Homo Wajakensis

Perlu di ketahui pada tahun 1889 fosil dari Manusia Purba Homo Wajakensisi ini telah di temukan di Wilayah Wajak. Untuk lebih lengkapnya lagi di dekat Campuran Darat, Tulungagung, Jawa Timur.

Di bawah ini adalah ciri – ciri dari manusia purba di antaranya :

  • Memiliki hidung lebar dan bagian mulut menonjol.
  • Dahinya sedikit miring dan diatas mata terdapat kerutan dahi yang nyata.
  • Pipinya menonjol ke samping.
  • Berat badan sekitar 30 – 150 kg.
  • Tinggi badan sekitar 130 -210 cm.
  • Jarak antara hidung dan mulut masih jauh.
  • Berdiri dan berjalan sudah tegak.

Pithecanthropus Soloensis

Pithecanthropus Soloensis ini merupakan salah satu jenis manusia purba yang di temukan di wilayah Indonesia. Fosil dari manusia purba ini dapat di temukan di wilayah sekitar Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Di bawah ini adalah ciri – ciri dari manusia purba di antaranya :

  • Makanannya berupa hewan buruan dan tumbuhan.
  • Mempunyai gigi geraham yang besar dan rahang yang kuat.
  • Bentuk hidung lebar dan tidak berdagu.
  • Terdapat tonjolan pada kening tebal dan melintang di sepanjang pelipis.
  • Volume otak sekitar 750-1350 cc.
  • Berbadan tegap.
  • Tinggi tubuh sekitar 165-180 cm.

Itulah jenis – jenis dari manusia purba. Semoga artikel yang kami buat ini bisa bermanfaat untuk kalian semua.

Baca juga pengertian dari manusia purba.

Pengertian Dari Manusia Purba

Berbagai Macam Pengertian Dari Manusia Purba

Manusia Purba di Indonesia: Jenis dan Ciri-cirinya Halaman all ...

Pengertian Dari Manusia Purba. Tentunya dari sebelum kita ada itu, yang berjelajah di muka bumi serta hidup pertama adalah manusia purba.

Tentunya manusia purba ini sering di sebut juga dengan manusia prasejarah. Atau juga manusia yang hidup sebelum tulisan telah di temukan, untuk manusia purba yang paling tertua di dunia itu di perkirakan berumur lebih dari 4 juta tahun lalu.

Maka dari itulah para ahli sering menyebutnya dengna Prehistoric People / manusia pra sejarah. Perlu di ketahui juga manusisa purba ini banyak sekali di temukan di berbagai belahan dunia, tapi lebih banyak lagi di temukan di Indonesia.

Fosil – fosil yang di temukan di berbagai macam daerah Indonesia, salah satunya ada yang ber – umur jutaan tahun yang lalu. Tentunya untuk mengetahui keberadaan kehidupan dari manusia purba lebih dalam lagi. Kalian bisa melihat dari sisa – sisa tulan manusia, hewan serta tumbuhan, yang sudah menjadi batu atau fosil.

Kalian juga bisa melihat peninggalan – peninggalan peralatan yang telah di gunakan oleh manusia purba. Contohnya seperti peralatan rumah tangga, senjata, bangunan, atau perhiasan. Dari pada kalian tambah penasaran, mari kita bahas secara bersama – sama.

Penelitan Dari Manusia Purba

Eugena Dobois

Eugena Dobois ini merupakan salah satu yang pertama kali tertaik meneliti manusia purba di Indonesia. Setelah dari mendapatkan kiriman sebuah tengkorak dari B.D Von Reitschoten yang telah menemukan tengkorang pada Wajak, Tulung Agung.

  • Fosil itu dinamai Homo Wajakensis, termasuk dalam jenis Homo Sapien (manusia yang sudah berpikir maju)
  •  Fosil lain yang ditemukan adalah : Pithecanthropus Erectus ( phitecos kera, Antropus Manusia, Erectus berjalan tegak ) ditemukan di daerah Trinil, pinggir Bengawan Solo, dekat Ngawi, tahun 1891. Penemuan ini sangat menggemparkan dunia ilmu pengetahuan.

G.H.R Von Koeningswald

Hasil dari penemuan G. H. R Von Koeningswald ini merupakan Fosil tengkorak di Ngandong, Blora. Lalu pada tahun 1936 telah di temukan tengkorak anak di Perning, Mojokerto.

Setelah itu tidak berakhir di situ saja pada tahun 1937 – 1941 ini di temukannya tengkorak dari tulang serta rahang Homo Erectrus serta Meganthropus Paleojavanisu di Sangiran, Solo.

Untuk penemuan lain tentan manusia purba :

  • Di temukannya tengkorak, rahang, tulang pinggul dan tulang paha manusia Meganthropus, Homo Erectus dan Homo Sapien di lokasi Sangiran, Sambung Macan (Sragen),Trinil, Ngandong dan Patiayam (kudus).

DR. T. Jacob

Untuk penelitian tentang manusia purba oleh Bangsa Indonesia ini di mulai pada tahun 1952. Tentunya juga telah di pimpin oleh Prof. DR. T. Jacob dari UGM, di daerah Sangiran serta sepanjgan aliran dari Bengawan Solo.

Kehidupan Dari Manusia Purba

Sudah pastinya manusia purba ini mempunyai cara hidup yang sangat sederhana sekali. Serta juga masih sangat bergantung dengan alam, di bawah ini ada cara hidup dari Manusia Purba di antaranya adalah :

Kehidupan Untuk Berburu Makanan

Tentunya dalam corak kehidupan manusia purba ini untuk mengumpulkan makanan atau juga food gathering telah di bagi menjadi 2 bagian. Yaitu masa dari berburu serta mengumpulkan makanan. Ciri – cirinya seperti yang di bawah ini :

 

  • Belum mempunyai tempat tinggal
  • Hidup sendiri atau dengan kelompok kecil
  • Menggunakan senjata kapak genggam untuk berburu hewan
  • Tempat berlindung di dalam goa
  • Membuat lukisan berupa cap jari tangan dan babi rusa dalam keadaan terpanah, biasanya menggunakan warna hitam, putih, dan merah.
  • Mengumpulkan makanan seperti umbi-umbian

Masa Bercocok Tanam

Salah satu ahli yang telah menyatakan bahwa manusia purba ini lebih dulu mengebal bertenak hewan. Di bandingkan dengan masa bercocok tanam. Tentunya di bawah ini adalah ciri – ciri manusia purba saat bercocok tanam di antaranya adalah :

 

  • Hidupnya sudah mulai menetap pada suatu tempat dan melakukan kegiatan bercocok tanam
  • Sudah mulai memakai pakaian yang terbuat dari kulit hewan maupun kulit kayu
  • Membangun rumah atau tempat tinggal dari kayu
  • Membuat alat-alat bercocok tanam, seperti : mata panah, beliung persegi, kapak lonjong, dan perhiasan.

Itulah penjelasa dari manusia purba. Semoga artikel yang kami buat ini bisa bermanfaat untuk kalian semua.

Baca juga jenis dari manusia purba.